Berbusa dan muncul gelembung-gelembung di air adalah salah satu masalah bagi petani lele. Hali ini biasanya terjadi disebabkan :
- karena kolam terlalu padat atau cuaca yang mempengaruhi ph air ( musim hujan ). Berikut ada beberapa penyebabnya: Gelembung-gelembung di kolam lele biasanya dihasilkan oleh lendir lele karena faktor bibit lele stres sehingga mengeluarkan lendir.
- Karena jumlah bibit di kolam terlalu padat.
- Karena tingginya kadar organik yang terlarut didalam air. Bahan organik ini dapat berasal dari sisa kotoran lele yang tidak terurai dan sisa pakan yang tidak dimakan lele.
- Karena ledakan alga atau bisa disebut algae blooming. Ledakan alga ini terjadi karena proses pemupukan yang berlebih/overdosis penggunaan katalis plankton.
Demikian salah satu kesimpulan penting dari sebuah penelitian yang dilakuka tim peneliti pakan ikan dari Balai Penelitian dan Pengembangan Budidaya Air Tawar bekerjasamaa dengan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor dan Pusat Penelitian dan Pengembangan Perikanan Budidaya.
Penyakit moncong putih sudah sangat familiar bagi para pembudidaya lele. Apabila penanganan dilakukan dengan cepat, akan dapat menyelamatkan 20% total kematian yang timbul akibat penyakit iniPenyakit mulut putih pada benih ikan lele merupakan penyakit complex aetiological agents. Karena disebabkan oleh beberaba faktor (biotik dan abiotik) yang saling memperburuk status kesehatan ikan. 
